Lamborghini seharga Rp 7 miliar dikemudikan Hotman saat hendak berolah raga menuju Pantai Indah Kapuk. Hotman lalu mengalami kecelakaan di Tol Ancol pada Minggu 5 Oktober pukul 05.30 WIB. Sebuah truk mengalami pecah ban dan terguling. Sedang Hotman yang berada di sisi kanan dihantam bus pariwisata yang menghindari truk itu.
Kecelakaan dahsyat lain juga dialami Lamborghini warna hijau bernopol DK 9 RA yang menabrak separator di exit Tol Joglo, Jakarta Barat. Mobil mewah yang dikemudikan Tanto Hariyadi (40) itu mengalami pecah ban belakang sebelah kiri hingga akhirnya menabrak separator dan ringsek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 3 kecelakaan dahsyat Lamborghini:
1. Lamborghini Hotman
|
|
"Ya siapa yang nggak shock," kata Hotman, Senin (6/10/2014).
Hotman mengalami kecelakaan di Tol Ancol pada Minggu (5/10) pukul 05.30 WIB. Sebuah truk mengalami pecah ban dan terguling. Sedang Hotman yang berada di sisi kanan dihantam bus pariwisata yang menghindari truk itu.
"Gue cuma korban," terang Hotman.
Pagi itu Hotman hendak menuju Pantai Indah Kapuk. Dia hendak olahraga pagi. Namun saat di Tol Ancol, mobil Lamborghini seharga Rp 7 miliarnya ditabrak bus pariwisata yang menghindari truk terbalik.
"Itu bareng teman-teman mau olahraga," tutup dia.
Hotman Paris turut berduka cita atas tewasnya Dedy Sulaeman (31), sopir truk boks Mitsubishi Fuso B 9642 BCI bertuliskan JNE yang terguling akibat pecah ban. Dalam kecelakaan di Tol Wiyoto Wiyono Km 17 pagi tadi, pengacara kondang itu merasa sebagai korban.
"Saya diperiksa sebagai saksi korban, karena memang kelihatan mobil saya dari samping sampai depannya itu kan rusak. Itu membuktikan bahwa bus pariwisata itu menyerempet saya, karena mobil pariwisata itu menghindari truk boks yang di sebelah kiri. Dia loncat ke kanan, akhirnya kena mobil saya," kata Hotman yang memakai pakaian olahraga ini.
Karena 'dicium' bus pariwisata itulah Hotman menganggap dirinya sebagai korban. Ia membantah menabrak atau berserempetan langsung dengan truk boks yang dikemudikan Dedy.
Ketika ditanya apakah dia akan bersilatuhmi ke keluarga Dedy, Hotman menjawab, "Ya itu, saya yang korban kok. Malah lu lihat mobil saya bannya kan pecah. Jadi, saya korban. Malah harusnya pemilik perusahaan itu silaturahmi ke saya. Tapi kalau memang ada yang meninggal, kami turut berduka cita. Tapi saya ini korban. Justru mobil saya itu bersentuhan dengan bus pariwisata, bukan dengan mobil boks yang sopirnya meninggal," jawabnya.
2. Lamborghini Tabrak Separator
|
|
"Kejadiannya sekitar pukul 08.30 WIB dan pengemudinya luka luka ringan," kata Kepala Induk PJR Tol Jakarta-Merak Kompol Bestari Harahap kepada detikcom.
Akibat kecelakaan ini, kedua roda depan mobil ini copot. Bagian depan mobil tersebut pengok. Terlihat ada kabel-kabel keluar dari bagian yang rusak tersebut. "Kalau pengemudinya luka ringan," katanya.
Polisi mengatakan mobil super ini kecelakaan karena bannya pecah. "Ban kiri belakang pecah, jadi menyebabkan kecelakaan itu," kata Kepala Induk PJR Tol Jakarta-Merak Kompol Bestari Harahap kepada detikcom.
Terdapat sisa-sisa pengereman di lokasi kejadian tersebut. Mobil ini juga mengalami kerusakan parah di bagian depannya. Ban depan mobil ini juga copot akibat tabrakan tersebut.
Sedangkan pegemudi mobil itu Tanto Hariyadi (40) sempat dibawa ke RS Pondok Indah untuk mendapatkan perawatan. Warga Lebak Bulus ini menderita luka ringan di tangan sebelah kanan.
3. Lamborghini Tabrak Truk
|
|
"Kecelakaan di lajur satu dan dua, tapi sekarang sudah pindah ke bahu jalan," kata petugas Jasa Marga, Ani, saat dikonfirmasi, Minggu (8/6/2014).
Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Informasi dari Senkom Citra Marga, Lamborghini putih itu bernopol B 999 FNA, sedangkan mobil box yang ditabrak bernopol F 8528 GA.
Lamborghini itu menabrak mobil box yang ada di depannya. Dahsyatnya tabrakan itu sempat membuat mobil box itu terbalik melintang di tengah jalan. Akibat tabrakan ini bagian depan Lamborghini itu rusak parah.
"Tapi sudah penanganan. Kedua mobil sudah di bahu jalan," ujar Ani.
Kasatlantas Jakarta Utara AKBP Darmanto, ketika dihubungi, Minggu (8/6/2014) menyebutkan, sopir Lamborghini yakni Edi. Edi beralamat di Critra Garden 6 Blok G7/8 RT 10 RW 15, Tegal Alur, Jakarta Barat.
"Edi memiliki SIM dan STNK. Sopir truk nihil SIM," ujar dia.
Sementara sang sopir truk bernopol F 8528 GA bernama Suhanda beralamat di Kampung Bungur RT 2/RW 5 Tajur Halang, Bogor. Suhanda selamat meski truknya terbalik.
Halaman 2 dari 4











































