Namun tiba-tiba mobil mewah bernopol B 999 BIP itu ditabrak bus pariwisata hingga ringsek. Menurut keterangan polisi, bus pariwisata tersebut menabrak mobil Hotman untuk menghindari truk Mitsubishi Fuso B 9642 BCI yang pecah ban di Km 17 Tol Wiyoto Wiyono, sekitar pukul 05.00 WIB, Minggu (05/10/2014).
Berikut faktanya seperti dirangkum, Senin (6/10/2014).
1. Bermula dari Truk Pecah Ban
|
|
Dedy Sulaeman (31), sopir truk JNE yang kecelakaan di Tol Wiyoto Wiyono tewas di lokasi. Diduga Dedy meninggal karena kepala terbentur aspal jalan.
"Truk itu menghantam guard rail jalan, (sopir) terlempar keluar, wajah sopir kena aspal," kata Sudarmanto.
2. Sopir Truk Terlempar Hingga 3 Meter
|
|
Seberapa jauh jarak terlemparnya Dedy?
"Kalau kondisi supir jatuhnya dengan delvan sekitar 2 sampai 3 meter," kata Kasat Lantas Jakarta Utara, AKBP Sudarmanto, Minggu (5/10/2014).
Sudarmanto mengatakan, sopir terlempar ke arah kiri truk box. Truk box sendiri jatuh dengan miring ke kanan atau arah posisi setir sopir. Lalu bagaimana terpentalnya si sopir?
"Delvan jatuh miring ke kanan, roda itu yang kiri di atas. Jadi setelah membentur guardil dia terpelanting, roda kiri berada di atas. Sopirnya itu mental ke kiri," ujarnya.
3. Lamborghini Hotman Berbenturan dengan Bus Pariwisata
|
|
"Pada saat kendaraan delvan box melaju di lajur paling kiri, tiba-tiba ban kiri depan pecah, kemudian terguling ke kanan menabrak guard rail jalan, di lajur 2 ada bis, tadinya saya pikir bis damri, rupanya diduga bus pariwisata, sampai sekarang kita masih lakukan pencarian," kata Kasat Lantas Jakut, AKBP Sudarmanto di kantornya, Minggu (5/10/2014).
"(bus pariwisata) Itu juga ikut menghindar, bersamaan di lajur kanan, lamborghini B 999 BIP, dikendarai Hotman Paris Hutapea, kemudian nabrak bus pariwisata, kemudian bus pariwisata meninggalkan tempat atau kabur," tambahnya.
4. 4 Saksi Diperiksa
|
|
"Pemeriksaan ada 4 saksi, termasuk Hotman Paris, kami dengar keterangannya sebagai saksi, sementara Hotman Paris posisinya sebagai korban, karena kendaraan dia tidak ada sentuhan dengan delvan box, tapi dengan bus pariwisata yang sekarang sedang kita lakukan pencarian.
Saksi, inisial A, inisial T, kemudian seorang wanita 1, kemudian ada lagi 1 orang yang kebetulan di belakang posisinya, inisial S," ujar Kasat Lantas Jakut, AKBP Sudarmanto di kantornya, Minggu (5/10/2014).
5. Kenek Truk Raib
|
|
"Oh belum, kita belum bawa pulang. Malahan sampai sekarang temannya menghubungi saya tadi dan bilang Mulyono dibawa ke rumah sakit di Ciputat. Pemberitaannya masih simpang siur," tutur kakak kandung Mulyono, Basuki, dengan wajah dan nada tenang saat ditemui detikcom di rumahnya di Parung Kulon, Duren Mekar, Bojongsari, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Minggu (5/10/2014) petang.
Berita kecelakaan adiknya itu, diketahui keluarga pukul 07.00 WIB dari atasan Mulyono dari kantor ekspedisi JNE.
Namun hingga kini, keluarga belum ada yang menemui Mulyono ataupun mencari di rumah sakit.
"Informasi simpang siur, ada yang bilang dia koma, bagian dadanya mengalami luka. Tapi informasi pasti kita belum dapat dari temannya yang menghubungi saya lagi," tutur Basuki.
Pihak kepolisian, lanjut dia, juga sudah mendatangi keluarga untuk meminta keterangan. Berarti sampai sekarang, belum tahu Mulyono dirawat di mana?
"Iya, kita masih nunggu kabar dari pihak atasannya dia. Keluarga kami dirawat di mana, RS di Ciputat yang mana. Kita bingung juga mau cari ke RS Ciputat yang mana," tuturnya.
Jika Mulyono terluka, rekannya yang bernama Dedy Sulaiman, meninggal dunia di lokasi. Polisi menyebut Dedy terlempar dan mengenai aspal hingga meninggal. Kaca-kaca truk pecah.
6. Bagian Depan Lamborghini Hotman Ringsek
|
Hotman Diperiksa polisi
|
Bus dan Lamborghini Hotman bertubrukan. Mobil Hotman ringsek sedangkan bus pariwisata tetap berjalan.
Hotman juga menyebut kecepatan tidak kencang. Hanya 60 km/jam.
"Orang baru ambil (karcis) pintu tol, (kecepatan) sekitar 60-an. Aku ini mau olahraga, baru keluar Kelapa Gading, ambil pintu Tol Ancol," kata Hotman usai diperiksa polisi di Satlantas Jakarta Utara, Jl Gunung Sahari, Jakarta, Minggu (5/10/2014). Pemeriksaan pada Hotman berakhir sekitar 15.50 WIB.
Menurut Hotman, saat itu dia baru saja membayar karcis. Jarak gardu tol dengan lokasi kecelakaan hanya sekitar 300 meter.
"Jadi nggak mungkin ngebut. Orang baru saja ngegas, baru saja mulai ngegas. Aku mulai ngegas tiba-tiba ada mobil bus pariwisata oleng ke kanan," jelas Hotman.
Hotman menceritakan, saat itu suasana masih gelap, karena masih pukul 05.10 WIB. Dia tidak tahu ada truk yang mengalami pecah ban dan sopirnya meninggal. Menurutnya hanya ada satu mobil di sebelah kirinya yaitu bus pariwisata yang oleng menimpa Lamborghini miliknya yang berjalan di jalur kanan.
"Saya tidak melihat apa pun kejadian di belakang saya. Setelah terbentur mobil pariwisata, mobil saya sempat terseok-seok 50 meter, saya berhenti, masih gelap," ucapnya.
7. Sopir Bus Pariwisata Kabur
|
|
Sementara di jalur kanan ada mobil Lamborghini yang dikemudikan sendiri oleh Hotman Paris. Mobil Hotman ringsek, sementara bus pariwisata masih dikejar polisi.











































