Peristiwa kecelakaan di KM 17 Tol Ancol, Minggu (5/10) kemarin, menyebabkan seorang sopir mobil boks yang bekerja di PT JNE meninggal dunia. Pihak JNE menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut ke pihak polisi.
Manajer Jakarta Gateway PT JNE Jontry mengatakan, pihaknya sudah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Dia juga mengatakan, JNE sudah menyerahkan kepada polisi untuk melakukan investigasi.
"Dari pihak kita sudah ada yang dimintai keterangan. Kita sudah serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian untuk proses investigasi," ujar Jontry saat berbincang dengan detikcom, Senin (6/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai saat ini hanya diketahui korban meinggal karena kecelakaan, belum detail," katanya.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di KM 17 Tol Ancol, Minggu (5/10) pagi. Mobil mewah merek Lamborghini milik pengacara kondang Hotman Paris, termasuk dalam rangkaian peristiwa kecelakaan ini. Hotman menegaskan dirinya adalah korban dalam peristiwa tersebut.
"Gue ini malah jadi korban. Mobil gue ditabrak," kata Hotman saat dihubungi detikcom Minggu (5/10) pagi.
"Jadi nggak benar kalo gue nabrak sopir. Gue malah nggak bersentuhan sama sekali sama truk yang terguling itu," sambung Hotman.
"Jadi ada truk terbaik di sebelah kiri. Di tengah ada bus menghindari, ditabraklah gue. Jadi gue jadi korban," imbuhnya.
Gara-gara ditabrak bus, Hotman mengaku mobilnya ringsek berat di bagian depan. Bus yang menabrak mobil mewahnya itu kemudian kabur. "Banyak saksinya," sebutnya.
Hotman tidak mengalami luka dalam kecelakaan itu. Pengacara kondang itu mengaku ditolong oleh beberapa pengendara lainnya.
"Gue sendirian di mobil. Itu lagi mau olahraga pagi," ucapnya.
(jor/ndr)











































