Kepala Dinan Pertanian Kota Semarang, Rusdiana mengatakan temuan tersebut diperoleh dari laporan petugas pemantauan di Kecamatan Mijen, Gunungpati, Genuk, dan Pedurungan.
"Sementara ditemukan 23 sapi yang terkena cacing hati dan dua ekor kambing. Kerbau tidak ditemukan (cacing hati)," kata Rusdiana di Masjid Agung Semarang Kauman, Minggu (5/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau hatinya yang terdapat cacing hanya 1 % , cacingnya bisa dibuang dan hatinya dimakan. Tapi kalau terlalu banyak sebaiknya dibuang," ujar Rusdiana.
Untuk pemantauan hewan kurban yang sudah dipotong selama tiga hari kedepan, lanjut Rusdiana, pihaknya mengerahkan 55 petugas yang ditugaskan di 16 Kecamatan.
Selain cacing hati, Rusdiana menghimbau agar masyarakat juga waspada dengan hewan kurban yang menderita Pneumonia di paru-paru. Jika mendapatinya yaitu lubang di paru-paru, diharapkan bagian paru-paru bisa dibuang.
"Ada dua kambing yang terkena Pneumonia di Masjid Agung Semarang," pungkasnya.
Sementara itu suasana antrean penerima daging kurban di Masjid Agung Semarang terlihat mengular, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Ribuan warga itu bersabar memperoleh 3.500 kantong daging kurban yang sedang dibagikan.
(alg/jor)










































