Acara berlangsung di Pendapi Gede Balaikota Surakarta, Sabtu (4/10/2014) malam. Buku tersebut adalah kumpulan tulisan dari 26 tokoh nasional, akademisi dan relawan yang semuanya ditunjuk langsung oleh Jokowi untuk menyumbangkan tulisannya. Selain itu buku itu juga didominasi oleh foto tentang berbagai aktifitas Jokowi yang dikumpulkan para penyusunnya dari para relawan dan kantor berita terpilih.
Di antara tokoh yang diminta menulis adalah Sri Sultan HB X, Syafii Maarif, Tyasno Sudarto, Radhar Panca Dahana, Neta S Pane, Sys NS, Susilo Siswoutomo, Tony Prasetiantono, Sudharto P Hadi, Suryopratomo, Laksono Trinanntoro, Aat Soeratin, Rikard Bagun, Surya Paloh, Sukardi Rinakit, Hadi Rudyatmo, Band Slank, Prasetyo Edi Marsoedi, Refly Harun dan lain-lain. Ada juga tulisan Jokowi berjudul 'Revolusi Mental'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penerbitan buku tersebut, kata Seno, dilatarbelakangi ingin mendokumentasikan fenomena dukungan kepada Jokowi dalam pilpres yang kemudian dikenal sebagai relawan Jokowi. Alasan berikutnya adalah untuk memberikan catatan bahwa 10 tahun lalu tidak ada yang menyangka bahwa Jokowi yang saat itu masih hendak mencalonkan diri sebagai wali kota di Solo, akhirnya sekarang menjadi Presiden.
Nampak hadir dalam acara tersebut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Hemas, Kapolda Jateng, para kepala daerah di Solo dan sekitarnya. Hadir pula dalam acara tersebut Surya Paloh beserta istri, Syafii Maarif, para personil Band Slank dan lain-lainnya.
Usai acara peluncuran buku, Jokowi direncanakan akan menghadiri syukuran di Gelanggang Bung Karno, Solo, dalam kemenangannya dalam Pilpres. Selanjutnya direncanakan malam ini juga Jokowi kembali bertolak ke Jakarta dengan penerbangan pribadi.
(mbr/vid)











































