Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Sabtu (4/10/2014), sebanyak 88 jamaah haji reguler meninggal dunia dan 8 jamaah haji khusus meninggal sampai dengan pasca wukuf.
Saat ini jamaah haji berada di Mina untuk mabit selama dua malam. Para jamaah haji melontar jumroh aqobah hari ini dan melontar tiga kali jumroh selama dua hari ke depan. Beberapa jamaah haji langsung ke Masjidil Haram untuk tawaf ifadoh, sai, dan tahalul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KPHI mengharapkan ada operasi air yang darurat itu pembagian air untuk jamaah. Jadi minimal dua botol lah untuk jamaah yang berangkat ke Muzdalifah," โkata Ketua KPHI Slamet Effendi Yusuf.
KPHI juga mengimbau jamaah haji untuk tak lupa minum. Terus membekali diri dengan air minum agar tidak dehidrasi dan berpotensi terserang heat stroke, apalagi jamaah yang risiko tinggi atau sudah tua.
"โYa menjadi triger itu tadi. Jadi oleh karena itu kita imbauan kepada jamaah agar jamaah memperhatikan minum ," kata Slamet.
Pihak PPIH merasa sudah memberikan cukup pasokan air. Namun demikian karena kondisi cuaca yang ekstrim membuat jamaah risiko tinggi tidak kuat dan terserang heat stroke.
"Jadi kalau dibilang kekurangan pasokan minum nggak juga. Tahun lalu, jemaah juga mendapat dua botol air sekali makan. Kali ini suhunya memang panas sekali," kata Jauhari di Kantor Misi Haji Indonesia Daker Makkah, Sabtu (4/10/2014).
(van/vid)











































