Ketua PPIH Achmad Jauhari menuturkan semua jamaah haji mendapatkan dua botol minum ukuran 330 ml pada sekali waktu makan. Suhu yang mencapai 45 derajat disebutnya sebagai penyebab para jamaah risiko tinggi rentan terserang heat stroke.
"Jadi kalau dibilang kekurangan pasokan minum nggak juga. Tahun lalu, jemaah juga mendapat dua botol air sekali makan. Kali ini suhunya memang panas sekali," kata Jauhari di Kantor Misi Haji Indonesia Daker Makkah, Sabtu (4/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata belum cukup meng-cover kebutuhan jemaah," kata Jauhari.
Sebelumnya diberitakan Ketua KPHI Skamet Effendy Yusuf menyatakan keprihatinan karena puluhan jamaah haji tumbang karena serangan heat stroke. KPHI mendesak Kemenag melakukan operasi darurat air.
"KPHI mengharapkan ada operasi air yang darurat itu pembagian air untuk jamaah. Jadi minimal dua botol lah untuk jamaah yang berangkat ke Muzdalifah," โkata Ketua KPHI Slamet Effendi Yusuf.
KPHI juga mengimbau jamaah haji untuk tak lupa minum. Terus membekali diri dengan air minum agar tidak dehidrasi dan berpotensi terserang heat stroke, apalagi jamaah yang risiko tinggi atau sudah tua.
"โYa menjadi triger itu tadi. Jadi oleh karena itu kita imbauan kepada jamaah agar jamaah memperhatikan minum," kata Slamet.
(van/vid)











































