Idul Adha tahun ini, Prabowo membeli sapi untuk dikurbankan. Delapan sapi di antaranya akan disembelih dan dagingnya dibagikan untuk warga di sekitar rumahnya.
"Kalau tahun ini bapak buat desa katanya mau kurban delapan sapi. Sapinya baru sampai dan dibawa ke rumah bapak," kata Iwan, salah satu warga yang tinggal di dekat rumah Prabowo di Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Sabtu (4/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya disembelihnya di tanah diklat, nggak bareng sama punya warga di masjid," jelas Iwan.
Namun, saat didatangi di tanah lapang yang dimaksud para warga, belum terlihat persiapan untuk kurban. Petugas penjaga juga mengaku belum mendapat pemberitahuan jika besok akan ada penyembelihan hewan kurban.
"Belum ada yang memberi tahu, mungkin nanti sore baru ada perintah," ujar penjaga yang tak mau disebutkan namanya itu.
Menurut pengakuan para warga, Prabowo akan membagi rata daging kurbannya. Tahun lalu, setiap rumah mendapatkan 5 kg daging sapi.
"Tahun lalu kita dapat 5 kg masing-masing. Itu aja yang kebagian sampai desa lain karena dagingnya banyak," kata Zuhro yang tinggal tak jauh dari rumah Prabowo.
Berdasar pengakuan petugas perawat hewan Prabowo, Iman, eks Danjen Kopassus itu sangat memilih sapi yang akan dikurbankan. Sebelum dipotong, Prabowo harus melihat dulu sapi yang telah dibeli.
"Bapak harus lihat dulu, itu sehat apa nggak. Kalau bapak nggak suka ya nggak boleh dipotong, karena bisa kualitasnya mungkin jelek," kata Iman.
"Kalau buat kurban memang bapak beli sapinya. Sapi yang dipelihara cuma diambil susunya saja," imbuh Iman,
(kha/gah)











































