“Kalau memang Perpu ini bisa menjamin tujuan kita bernegara bisa lebih cepat, ya akan kita pertimbangkan (menerimanya dalam pembahasan di DPR). Kalau isi Perpu ini kita anggap bisa memperkecil ekses pemilihan langsung ya mengapa tidak,” kata anggota Fraksi Partai Gerindra Martin Hutabarat.
Hal ini dikatakannya dalam diskusi Polemik Sindo Radio yang digelar di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/10/2014). Sebelumnya, sikap Partai Gerindra di UU Pilkada adalah mendukung Pilkada lewat DPRD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martin mengaku isi Perpu ini menarik perhatiannya. Namun, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra ini menyatakan masih harus menunggu Perpu sampai di meja fraksi.
“Perpu ini menarik karena ada sinyal Pilkada tak pakai biaya tinggi dan tidak ada lagi nepotisme. Tapi rumusannya kan masih abstrak. Saya belum lihat Perpunya. Mungkin beberapa hari yang akan datang. Kami ingin lihat Perpu itu sebelum nanti secara resmi Gerindra kasih pendapat resmi,” pungkasnya.
(ros/imk)











































