Soal Matriks Bagi-bagi Kursi di DPR, PKS: Kami Tak Pernah Bahas itu

Soal Matriks Bagi-bagi Kursi di DPR, PKS: Kami Tak Pernah Bahas itu

- detikNews
Sabtu, 04 Okt 2014 12:41 WIB
Soal Matriks Bagi-bagi Kursi di DPR, PKS: Kami Tak Pernah Bahas itu
Jakarta - Matriks berisi pembagian jatah ketua komisi dan alat kelengkapan DPR bagi fraksi di dalam Koalisi Merah Putih beredar di masyarakat. Fraksi PKS membantah hal tersebut, meski mengakui di dalam suatu koalisi tentunya ada pembagian jatah secara proporsional.

"Saya sebagai ketua fraksi tidak tahu menahu. Siapa itu yang menyebarkan? Biar dia yang mempertanggungjawabkan. Saya tidak pernah membahas semacam itu," kata Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid kepada detikcom, Sabtu (4/10/2014).

Di dalam matriks tersebut, Fraksi PKS disebut mendapat posisi Ketua Komisi XI. Sementara, Fraksi Golkar mendapatkan 3 posisi ketua komisi dan hal ini dibenarkan oleh Waketum Partai Golkar Fadel Muhammad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, kalau Fadel membenarkan silakan. Tapi kami tidak pernah membahas itu," ujar mantan Presiden PKS ini.

Hidayat menuturkan bahwa wajar saja apabila ada pembagian jatah di KMP sesuai proporsi perolehan suara. Namun, ia membantah sudah ada penempatan tiap komisi.

"Secara global, bisa dipahami koalisi pembagian proporsional ada sharing dan seterusnya. Tapi fraksi A dapat komisi apa itu belum ada. Itu tidak pernah keluar dari PKS dan bukan yang kami sepakati," ucap anggota Majelis Syuro PKS ini.

Dalam dokumen yang beredar yang juga diterima detikcom, Jumat (3/10/2014), Golkar mendapat jatah kursi ketua komisi paling banyak, yaitu 3 kursi. Anggota KMP yang lain, yaitu Gerindra dan PAN masing-masing dua kursi, PKS dan PPP satu kursi. Partai Demokrat (PD) juga kebagian jatah dua kursi ketua komisi.

(imk/gah)


Berita Terkait