"Bila program Pak Jokowi-JK Insya Allah real untuk kepentingan bangsa, tentunya kita pimpinan DPR pasti memberikan dukungan," kata Taufik saat dihubungi Sabtu (4/10/2014).
Menurut Taufik posisi Jokowi-JK sebagai presiden/wapres terpilih usai dilantik merupakan pimpinan nasional yang harus diterima semua pihak. Begitu pun dengan terpilihnya pimpinan DPR dengan ketua Setya Novanto.
"Setelah kami dikukuhkan oleh Ketua MA, tentunya tidak hanya menjadi milik Koalisi Merah Putih," sambungnya.
Taufik menyebut DPR memiliki fungsi check and balances terhadap kinerja pemerintah. Namun bukan berarti DPR menolak atau menentang kebijakan yang diambil Jokowi-JK nantinya.
"Justru kita harapkan terjadi sinergi antara DPR dan pemerintah. Karenanya kami menolak tegas seolah-olah ini akan terjadi jegal-menjegal. Tidak akan seperti itu," tutur Taufik.
Posisi Jokowi-JK memang dianggap terjepit setelah Koalisi Merah Putih berhasil menguasai DPR. Empat fraksi parpol pendukung Jokowi yakni PDI Perjuangan, PKB, NasDem dan Hanura pun tak bisa berbuat banyak salah satunya terkait paket pimpinan DPR karena kalah jumlah suara.
(fdn/imk)











































