India Tidak Izinkan Annan Kunjungi Daerah Terkena Tsunami
Selasa, 11 Jan 2005 13:10 WIB
Jakarta -
Pemerintah India menolak permintaan Sekjen PBB Kofi Annan agar diizinkan mengunjungi daerah-daerah yang terkena tsunami di negeri tersebut. Alasannya, kunjungan itu dikhawatirkan akan menimbulkan intervensi pada upaya kemanusiaan pasca tsunami di India.Pemerintah New Delhi telah bersikeras bahwa pihaknya mampu menangani upaya-upaya kemanusiaan bagi para korban tsunami tanpa bantuan internasional. Ditegaskan bahwa India punya sumber daya untuk mengatasi bencana dan menginginkan agar bantuan asing itu ditujukan ke negara-negara yang lebih membutuhkan. "India dengan sopan menolak permintaan pekan lalu dari Sekjen PBB Kofi Annan untuk mengunjungi Tamil Nadu," demikian tulis surat kabar setempat, The Indian Express seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (11/1/2005).Padahal Annan ingin melihat upaya kemanusiaan yang dilakukan pemerintah India di negeri bagian Tamil Nadu, yang paling banyak mengalami korban jiwa. Dari total 10.136 korban jiwa akibat tsunami di India, sebanyak 7.960 diantaranya terjadi di Tamil Nadu, India selatan.Sekitar 5.630 orang masih belum diketahui nasibnya dan dikhawatirkan meninggal, terutama di pulau Andaman dan Nicobar. Menurut The Indian Express, pemerintah India "tidak senang menerima tamu internasional kelas tinggi seperti Kofi Annan yang akan menambah beban pemerintahan lokal," demikian tulis koran tersebut.Sebelumnya Annan telah mengunjungi Indonesia, Sri Lanka dan Maldives menyusul bencana tsunami yang melanda garis-garis pantai Asia, 26 Desember lalu.
(ita/)










































