"Kita masih terus berusaha tapi kalau nanti 6 Oktober hal itu terjadi (semua kelengkapan dewan diambil KMP), maka kami hanya bisa mengatakan 'ya sudah kalau tidak diberikan ruang, kami tidak diberikan kesempatan untuk membangun demokrasi ke depan," kata Puan usai rapat di kantor DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (3/10/2014).
PDIP kata Puan masih mengupayakan untuk mendapatkan kursi pimpinan DPR. Namun, jika benar KMP menyapu bersih pimpinan MPR, Puan menyebutnya sebagai langkah untuk menghadang suara rakyat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintahan ke depan harus kita kawal jangan sampai tanggal 20 ada wacana pemboikotan. Jangan sampai tidak sampai dilantik presiden terpilih dan wakil presiden terpilih. Saya berharap itu konstitusional yang harus dilakukan. Kita juga nggak boleh kita menghambat atau jangan sampai punya pemikiran tidak terjadi pelantikan 20 Oktober," ujarnya.
(bil/fdn)











































