Kerap Beraksi Sadis, Ketua Geng Motor Lontara Digerebek dan Didor Polisi

Kerap Beraksi Sadis, Ketua Geng Motor Lontara Digerebek dan Didor Polisi

- detikNews
Jumat, 03 Okt 2014 18:57 WIB
Makassar - Tim gabungan Resmob Polrestabes Makassar menembak kaki kanan ketua Geng Motor Lontara Ardiansyah Husrah alias Daddy (20), karena berupaya kabur dari sergapan petugas dalam penggerebekan yang dilakukan di tempat persembunyian Daddy di Desa Puncak Monapa, Kec. Lasusua, Kab. Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Jumat (3/10/2014).

Daddy yang kerap melakukan perampasan sepeda motor di wilayah Tamalanrea dan Biringkanayya ini tidak segan membunuh korbannya.

Kanit Resmob Polrestabes Makassar Iptu Sandy Galih Putra pada detikcom menyebutkan tersangka merupakan DPO dengan beberapa daftar kasus yang dilaporkan di Polsek Tamalanrea dan Polsek Biringkanayya, seperti kasus pemanahan korban bernama Riswan, yang menyebabkan korban meninggal dunia pada 6 september lalu, di jalan Baddoka, Makassar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, lanjut Sandy, sehari setelah melakukan aksi brutalnya pada korbannya bernama Riswan, tersangka juga melakukan pemanahan pada korban bernama Wahyu, yang menyebabkan korban meninggal dunia, yang terjadi di jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

"Tersangka merupakan pimpinan geng motor Lontara, yang kerap beraksi di daerah timur Makassar. Dua korbannya meninggal dunia. Selain itu dia juga mengakui pernah melempar bom molotov sebuah asrama Luwu di jalan Bung, Tamalanrea, dia terpaksa dilumpuhkan karena mau kabur," pungkas Sandy.

Selain penangkapan ketua geng motor Lontara, Humas Polrestabes Makassar Kompol Mantasiah Djamil, juga merilis hasil sweeping yang dilakukan Polsek Tamalate pada Kamis malam kemarin (2/10), pukul 23.00 Wita. Polisi berhasil mengamankan seorang remaja bernama Taufik Ramadhan (23), karena kedapatan membawa 3 anak panah beserta ketapel pelontarnya.

(mna/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads