Bentrokan 2 Kelompok Warga di Makassar Diduga Dipicu Vonis Pengadilan

Bentrokan 2 Kelompok Warga di Makassar Diduga Dipicu Vonis Pengadilan

- detikNews
Jumat, 03 Okt 2014 17:10 WIB
Bentrokan 2 Kelompok Warga di Makassar Diduga Dipicu Vonis Pengadilan
Foto: M Nur Abdurrahman/detikcom
Makassar - Motif penyerangan sekelompok warga Jalan AR Daeng Ngunjung ke rumah kontrakan Aiptu Usman, di jalan Dg Regge I nomor 69 Kel. Rappo Jawa, Kec. Tallo, Makassar, diduga dilandasi rasa sakit hati warga jalan AR Dg Ngunjung II. Terutama terkait vonis PN Makassar terhadap Kahar Tulung dan Jumbo, Kamis (2/10) kemarin, atas kasus penjarahan di rumah milik H. Rasyid.

Siti Halijah, adik H. Rasyid yang juga kerabat Aiptu Usman yang ditemui detikcom menyebutkan, bahwa rumah kakaknya sudah 5 kali diserang dan diobrak-abrik kelompok pemuda jalan AR Dg Ngunjung, sejak 27 Juli 2013 lalu.

Saat kejadian, Siti menuturkan, sekelompok pemuda masuk ke dalam rumah berlantai 2 tersebut dan langsung mengacak-acak lalu membakar seisi rumah. Siti bersembunyi bersama dua anaknya di kamar yang berada di lantai 1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wiwi Indrisaputri (17), putri Aiptu Usman yang berada di dalam rumah dipukuli para pelaku. Untungnya dia berhasil lolos dari kejaran pelaku dan kobaran api dengan memecahkan kaca jendela dan melompat ke rumah tetangganya. Kini Wiwi yang mengalami luka di kepala dan trauma dirawat di RS Bhayangkara, di Jalan Andi Mappaodang, Makassar.

Saat kejadian, Aiptu Usman tidak berada di rumahnya karena sedang dinas malam. Sementara istrinya, Serti sedang menghadiri hajatan keluarganya di jalan Mairo, Makassar.

Menurut Wakapolres Tallo AKP Muhammad Tang pada detikcom, penyerangan kelompok massa dari jalan AR Dg Ngunjung bukan persoalan pribadi Aiptu Usman, polisi yang bertugas di Polrestabes Makassar.

Untuk menjaga situasi di TKP tetap kondusif pihaknya membuat pos penjagaan sementara di antara kedua wilayah yang berseteru.

"Kami bikin pos di tengah-tengah lokasi kedua kelompok ini, penyebabnya masih didalami, belum ada yang diamankan," ujar Muhammad Tang.

Dalam bentrokan semalam, dua warga pelaku bentrokan terpaksa dihadiahi timah panas oleh petugas yakni Ikbar (22) dan Tahir (45), yang masing terkena di betis dan perutnya. Keduanya dirawat di RS Ibnu Sina. Selain dari pihak warga, anggota Brimob Briptu Aswar terkena tembakan di kakinya. Belum diketahui sumber peluru yang mengenainya. Briptu Aswar kini dirawat di RS Awal Bross, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

(mna/try)


Berita Terkait