Pernyataan itu disampaikan SBY sebelum meresmikan Asrama Mahasiswa Indonesia 'SBY' di Universitas Al-Azhar, Mesir di Komplek Istana Negara Jakarta, Jumat (3/10/2014).
"Negara-negara Islam duduk bersama untuk mencari solusi yang lebih permanen, lebih dari sekadar aksi militer. Tetapi dengan memahami akar masalah. Insya Allah akan dapat kita temukan solusi yang adil, bijak dan tepat," papar SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi SBY, penyelesaian konflik dengan perang bukanlah jalan terbaik. Malah perang justru sering menyisakan banyak persoalan yang tidak kalah rumit. "Dan di sini, umat Islam tidak boleh pasif, tidak menonton. Tapi kita harus ada di kemudi," tandasnya.
(mok/aan)










































