"Tidak tahu, biasa saja," kata Ceu Popong saat berbincang dengan detikcom, Jumat (3/10/2014).
Menurut ibu empat anak ini, banyak yang memberi tahu kepadanya soal fenomena di media sosial tersebut. Namun dia tak mau ambil pusing, dan mencari tahu lebih jauh soal hal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada pengaruhnya buat saya, biasa saja atuh," tambahnya sambil tertawa.
Setelah jadi pimpinan sidang sementara, wanita asal Bandung, Jabar, ini berencana untuk kembali masuk ke Komisi X DPR. Dia lebih memilih berkiprah di dunia pendidikan dan mengawasi kinerja pemerintah dalam urusan tersebut.
Soal fenomena Ceu Popong di twitter, ada catatan khusus dari lembaga pemantau media sosial, Awesometrics. Marketing Communication Awesometrics, Yustina Tantri, dalam siaran persnya menyebut, hashtag #SaveCeuPopong mulai muncul jadi trending topik dunia pada 2 Oktober lalu. Hingga hari ini, tema itu masih ramai disebut.
Selama dua hari, 2-3 Oktober 2014, percakapan tagar #SaveCeuPopong mencapai lebih dari 3.000. Bahkan, tagar #SaveCeuPopong disebut 90 kali di media online lokal.
"Puncak percakapan #SaveCeuPopong terjadi pada 2 Oktober, pukul 12.00 siang," terangnya.
#SaveCeuPopong dipopulerkan oleh akun wali kota Bandung @ridwankamil, lalu dilanjutkan oleh media online.
(mad/nrl)











































