Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di toko perlengkapan tentara, Pasar Senen Jaya, Jl Senen Raya, Jakarta Pusat. John mengaku hendak membeli celana training warna merah seperti yang kerap dikenakan oleh tentara.
"Saya diam aja waktu ketemu. Orang POMAL-nya kesal kali, lalu saya dipukul," kata John di Mapolsek Senen, Jl Senen Raya, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memang termotivasi untuk jadi tentara sejak dulu. Tapi karena mata saya minus, jadi nggak bisa," kata pria yang mengaku bekerja di kawasan pusat industri kecil Cakung ini.
Belum diketahui apakah John pernah menyalahgunakan pakaian seragam TNI yang dimilikinya itu. Dari pengakuannya, ia hanya merasa bangga jika mengenakan seragam TNI.
"Saya nggak pernah malak, nggak pernah nipu-nipu," kata pria yang mengaku tinggal di daerah kampung Berlan, Matraman.
Namun menurut anggota POMAL berpangkat kopral dua yang melaporkannya, John mengaku bertugas di salah satu markas TNI AL, Koarmabar, Jl Gunung Sahari. Hingga saat ini John masih diperiksa di Mapolsek Senen.
(kff/fjp)











































