Malinda Dee sempat diadukan ke Ombudsman karena tak pernah tidur di sel. Dia selama ini selalu tidur di klinik. Banyak napi lainnya yang merasa Malinda mendapat keistimewaan.
Namun dalam foto yang diberikan pihak LP Sukamiskin, Jumat (3/10/2014) terpapar bagaimana cara Malinda Dee tidur. Bila melihat foto cukup beralasan, Malinda mesti tidur tengkurap di sebuah kasur di ruangan klinik Lapas.
Kepala Lapas Sukamiskin Rosnaida Lubis menerangkan, Malinda mengalami gangguan pada silikon yang dipasang di bokong dan payudara. Silikon itu bocor. Malinda, terpidana kasus penggelapan dan pencucian uang nasabah Citibank ini juga mesti persiapan operasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rosnaida menerangkan, Malinda masuk ke Lapas Wanita Sukamiskin pada 18 Desember 2013 lalu setelah sebelumnya ditahan di Rutan Pondok Bambu Jakarta.
"Sama dengan warga binaan lainnya, Malinda ditempatkan di sel karantina selama seminggu," katanya.
Setelah dikarantina, tidak boleh keluar dan tak boleh dikunjungi Malinda kemudian ditempatkan di Kamar 5 Blok Anggek. "Dia ditempatkan bersama 4 warga binaan lainnya. Jadi satu kamar 5 orang," tutur Rosnaida.
Namun kemudian, mantan Senior Manager Relation Citibank itu mulai mengeluhkan sejumlah gangguan kesehatan setelah beberapa bulan menjalani masa hukuman di dalam lapas.
"Dia pertama kali keluar lapas karena stroke pada Mei 2014. Dia dirawat di RS Boromeus selama 3 hari," tuturnya.
Setelah itu, Malinda dirawat di poliklinik lapas dan menjalani sejumlah perawatan lanjutan.
"Setelah stroke itu, dia mulai menjalani tahap persiapan untuk operasi payudara dan operasi bokongnya," jelas Rosnaida.
(tya/ndr)










































