"Coba lihat yang semalam itu (pemilihan pimpinan DPD -red) kan tontonan menarik kan? Semua dapat kesempatan menyampaikan pendapat, tak ada yang naik-naik podium," ujar Irman menyindir di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2014).
Pada saat sidang paripurna kedua DPR yang menentukan pimpinan, terjadi kekisruhan yang berbuntut aksi walk out PDIP, Hanura, PKB, dan NasDem. Sebelumnya pada Kamis-Jumat (25-26/9) pun terjadi kekisruhan saat membahas UU Pilkada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pimpinan DPR pun diborong oleh KMP yang saat Pilpres mendukung Prabowo. Irman khawatir nantinya ada praktik penyanderaan kebijakan eksekutif oleh DPR.
"Ini semua karena kekalahan Prabowo sehingga ada aksi jagal-jagalan. Sudahlah, jagal-jagalan di rumah potong hewan saja. Ke depan jangan sampai DPR menjagal eksekutif," imbuh Irman.
(bpn/trq)










































