Pemerintah Beri Penghargaan pada Warga yang Berjasa di Aceh
Selasa, 11 Jan 2005 11:25 WIB
Jakarta - Pemerintah akan memberikan penghargaan kepada anggota TNI/Polri dan masyarakat sipil yang dianggap berjasa dalam aksi kemanusiaan di Aceh dan Sumut. Penghargaan ini terutama ditujukan bagi mereka yang meski ikut tertimpa musibah tetap menjalankan tugas menolong warga sehingga selamat dari korban gempa dan tsunami.Hal ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam sambutannya saat menerima peserta rapat Dewan Paripurna Pusat Legium Veteran RI di Istana Negara, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, (11/1/2005)."Saya menganggap mereka melaksanakan tugas beyon the call of duty," tegas SBY.SBY lalu menceritakan pengalamannya saat pertama kali menerima laporan tentang bencana di Meulaboh yang disampaikan Kolonel TNI Gerhan Lantara, Dandim Teuku Umar, Meulaboh yang didampingi beberapa anggotanya.Anggota militer yang melaporkan kejadian tersebut dalam kondisi lelah dan compang camping, karena berusaha menggiring warga di sekitar kediamannya masing-masing untuk segera mengungsi begitu melihat adanya ancaman bencana."Padahal mereka sendiri juga menjadi korban dan baru kemudian menyadari bahwa anak dan isterinya ikut hilang," kata SBY.Menurut SBY, tindakan yang dilakukan Gerhan beserta anak buahnya merupakan contoh patriotisme sehingga negara pantas memberi penghargaan kepada mereka. Penghargaan ini tidak hanya untuk anggota TNI, tapi juga Polri dan sipil yang telah luar biasa menjalankan tugas kemanusiaan.Lebih jauh, SBY mengatakan kepada anggota Legium Veteran agar tidak mengkhawatirkan jika nilai-nilai patriotisme tidak lagi mendapat perhatian maupun penghargaan dari masyarakat.Diakui SBY kondisi memang sudah berubah, dan karenanya apa yang disebut patriotisme tidak lagi hanya sebatas pada mereka-mereka yang terlibat dalam perang kemerdekaan, tapi juga hal-hal yang terjadi akhir-akhir ini.Secara terpisah Menhan Juwono mengatakan, penghargaan bagi warga Aceh ini masih dalam tahap usulan. Selain penghargaan juga digodok beberapa konsep tentang veteran yang tidak lagi terbatas pada anggota militer yang terlibat perang kemerdekaan, penegakan NKRI maupun tugas-tugas PBB, namun juga operasi kemanusiaan penanggulangan bencana."Pemberian penghargaan dan gelar veteran juga diperuntukan untuk tokoh-tokoh sipil yang tanpa pamrih ikut membantu, bukan hanya kasus tsunami di Aceh saja tapi juga semua daerah yang terkena bencana, seperti Alor dan Nabire," kata Menhan.
(umi/)











































