Dua kelompok warga terlibat bentrokan sekitar pukul 00.15 Wita, Jumat (3/10/2014), di jalan AR Dg Ngunjung, Kec. Tallo, Makassar. Mereka menggunakan batu, busur panah, dan bom molotov. 2 Orang terkena luka tembak.
Ikbal (22) tertembus peluru di paha serta betis kirinya, sedangkan Tahir (45) mengalami luka tembak di perut kirinya. Kedua warga jalan AR Dg Ngunjung ini dalam perawatan di RS Ibnu Sina, di jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Sementara anggota Brimob Polda Sulselbar, Briptu Aswar, yang datang bersama petugas lainnya dari Kompi Detasemen A Brimob Polda Sulselbar mengalami luka tembak di kaki kirinya. Briptu Aswar dirawat di RS Awal Bross.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari data yang dihimpun detikcom, keributan mulai terjadi sekitar pukul 23.45 wita. Saat itu, 20-an pemuda tiba-tiba menyerang dengan menggunakan bom molotov di salah satu rumah warga di jalan AR Dg Ngunjung. Karena tidak terima dengan penyerangan tersebut, kelompok pemuda jalan Dg Ngunjung berupaya melakukan perlawanan. Tidak lama berselang, sekumpulan petugas dari Patroli Motor Brimob, Polsek Tallo dan anggota Koramil Tallo datang membubarkan aksi perang kelompok tersebut.
Selain korban luka-luka, kerugian materil juga dialami warga, yakni rumah kontrakan Aiptu Usman dan atap rumah Ronny (30) terbakar akibat lemparan bom molotov dari penyeranga.
Hingga saat ini, petugas masih berjaga-jaga di sekitar lokasi bentrokan, guna mengantisipasi bentrokan susulan. Musabab bentrokan ini dalam proses penyelidikan anggota Polsek Tallo. (mna/try)











































