Usai Keluar Perpu, Terbitlah TerimaKasihSBY di Media Sosial

Usai Keluar Perpu, Terbitlah TerimaKasihSBY di Media Sosial

- detikNews
Jumat, 03 Okt 2014 07:40 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuktikan janjinya mendukung pilkada langsung dengan menerbitkan 2 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu). Tagar #TerimaKasihSBY pun jadi trending topic.

Sejak semalam hingga Jumat (3/10/2014) pagi, tagar #TerimaKasihSBY masih menjadi trending topic di Indonesia.

Banyak dari para pengguna Twitter yang memuji sikap SBY menerbitkan dan menandatangani 2 Perpu untuk menolak pilkada lewat DPRD yang telah disahkan DPRD.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu yang mengungkapkan terima kasihnya kepada SBY adalah Fadjroel Rachman. Ia mengaku senang karena dengan Perpu itu rakyat bisa kembali memiliki hak untuk memilih langsung pemimpinnya.

"15a. Senang sekali hari ini SAYA & ANDA SEMUA kembali MEMILIKI HAK KONSTITUSIONAL untuk MEMILIH LANGSUNG KEPALA DAERAH ~ FR #TerimakasihSBY," tulis Fadjroel melalui akun Twitter-nya @Fadjroel.

Seperti diketahui SBY menerbitkan dan menandatangani 2 Perppu. Yakni, Perpu Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota, dan Perpu Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah.

Meski telah ditandatangani SBY, 2 Perpu itu harus terlebih dahulu oleh DPR RI yang baru pada masa sidang pertama. Suami Ani Yudhoyono itu pun berharap 2 perpu itu tidak ditolak.

"Begitu Perpu saya terbitkan, harapan saya tentunya DPR RI menyetujui, tidak menolak Perpu ini. Maka akan ada kepastian hukum. Artinya, rakyat kita yang selama 9 tahun ini memilih gubernur, bupati dan wali kotanya secara langsung dan itu bentuk demokrasi yang mendekatkan rakyat dengan pemimpinnya, maka itu akan bisa dilakukan. Jadi kepastian atau certainty hukum akan terjadi," imbuh SBY.

SBY menambahkan, dirinya optimistis 2 Perpu itu akan disetujui oleh DPR. Dirinya mengaku telah berbicara dengan Koalisi Merah Putih (KMP) dan mendapat dukungan.

Diceritakan SBY, dirinya berhasil meyakinkan KMP bahwa pilkada langsung dengan perbaikan adalah jalan terbaik. Dirinya mampu menepis berbagai kerisauan KMP tentang kelemahan pilkada langsung.

"Apa yang dirisaukan atau diidentifikasi oleh Koalisi Merah Putih, misalnya banyaknya ekses, penyimpangan dan keburukan dari pilkada langsung sebagaimana pula itu yang diketahui oleh pemerintah, itu semua kita wadahi dalam perpu ini. Kita cegah untuk tidak terjadi seperti itu, paling tidak kita kurangi sebanyak mungkin agar tidak terjadi," ucapnya.

"Dengan persuasi saya, pembicaraan yang baik, akhirnya mereka juga paham sebetulnya mengapa presiden mengeluarkan Perpu untuk mengajak kembali pilkada langsung tapi dengan perbaikan. Karena menurut teman-teman di Koalisi Merah Putih, apa yang dirisaukan sudah terjawab di situ, di dalam Perpu ini," imbuh SBY.

(bar/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads