"Yang meninggal atas nama Sugeng Ramlan usia 86 tahun dari Maktab 50 embarkasi Solo Kloter 45. Kata dokternya jantung," kata Koordinator Tim Kesehatan Arafah dr Lucky Tjahjono, kepada wartawan di Arafah, Kamis (2/10/2014).
Sementara itu satu jamaah lagi meninggal di Mina. Jamaah tersebut sedang napak tilas perjalanan haji Nabi Muhammad di Mina. Mereka bermalam di Mina sebelum Wukuf di Arafah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang tidak ada tim kesehatan di Mina. 8.300 jamaah haji Indonesia yang tarwiyah di Mina sudah mengetahui konsekuensi tidak mendapatkan akomodasi dan layanan kesehatan dari Kemenag.
Sementara itu beberapa jamaah haji juga dirawat di pusat kesehatan jamaah haji di Arafah. Di dalam klinik berukuran 10x5 meter beberapa jamaah dirawat petugas.
"Yang dirawat sementara 7 dan sebagian besar ada penyakit khusus, hanya satu yang dehidrasi," katanya.
Lucky menuturkan suhu di Arafah saat ini mencapai 43 derajat celcius. Meski gerimis turun namun kondisi cukup ekstrim. Apalagi jamaah haji Indonesia hanya tinggal di bawah tenda seadanya.
"Suhu cukup menyiksa untuk kita. Jadi memang harus rajin minum kalau perlu disemprot badannya nggak apa disiram. Jadi jangan jalan-jalan sementara di tenda berdzikir saja," imbaunya.
(van/mpr)











































