"Beberapa catatan atas proses yang pernah ada dan mungkin catatan penting perbaikan-perbaikan," ujar Husni kepada wartawan di Istana Negara, Kamis (2/10/2014).
Menurut Husni, beberapa masukan yang diberikan kepada SBY diantaranya adalah dalam Pemilukada perlu dilakukan pemilu serentak pada Provinsi dan Kabupaten Kota. Menurutnya hal tersebut akan mengurangi biaya penyelenggaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga menyampaikan perkembangan terakhir pemilu legislatif dan pemilihan presiden. Kami memiliki sistem informasi yang bisa digunakan di Pemilukada, yaitu sistem informasi logistik dan sistem informasi daftar pemilih. Jika digunakan di Pemilukada akan memudahkan prosesnya dan mengefesienkan penyelenggaraan," jelas Husni.
Dia juga setuju dengan ide pemerintah agar dalam proses pencalonan perlu dilakukan publikasi terbuka sehingga publik dapat secara terbuka mengetahui prosesnya. Dalam kesempatan ini Presiden mengapresiasi KPU yang laksanakan pileg dan pilpres yang dalam penilaian SBY cukup baik. Presiden merespon agar pendidikan politik yang dilakukan selama ini perlu dilakukan lagi.
"Presiden katakan Pemilukada oleh DPRD demokratis, namun masyarakat saat ini lebih memilih Pemilukada dilakukan secra langsung. Itu poin-poin yang perlu kami sampaikan pada saat ini," pungkasnya.
(rni/gah)










































