Akhir Misteri Pembunuhan Ayu, 'Wanita Nyaris Telanjang' di Denpasar

Akhir Misteri Pembunuhan Ayu, 'Wanita Nyaris Telanjang' di Denpasar

- detikNews
Kamis, 02 Okt 2014 17:11 WIB
Akhir Misteri Pembunuhan Ayu, Wanita Nyaris Telanjang di Denpasar
Tersangka
Jakarta - Dewi Rahayu alias Ayu (25), wanita pekerja kafe di kamar mandi di Jalan Danau Tempe, Denpasar, terbujur kaku bersimbah darah. Dia tewas karena luka tusuk yang menembus paru-paru.

Dia ditemukan dalam keadaan hanya mengenakan bra, pada Minggu (28/9/2014) lalu. Saat itu, Ayu akan membersihkan diri. Pelaku pun segera ditangkap hanya dalam 4 hari.


Berikut fakta tentang pembunuh Ayu, Jumat (2/10/2014):

1. Pembunuhnya ABG

Pelaku pembunuhan Ayu merupakan ABG dan berumur 16 tahun. Pria berinisial J ini ditangkap hari ini.

J merupakan warga Lumajang, Jawa Timur. Ia ditangkap di tempat kosnya, daerah Bypass Sanur, Denpasar. Sejumlah barang bukti memperkuat dugaan J sebagai pelaku tunggal pembunuhan tersebut.

"Kami amankan pakaian tersangka yang masih ada bercak darah," kata Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana di Mapolresta Denpasar Jalan Gunung Agung, Denpasar, Kamis (2/10/2014).

Menurut Artana, J dijerat pasal berlapis yakni pasal 338 dan 365. Pasal 338 merupakan kasus pembunuhan berencana, sedangkan 365 adalah pencurian dengan pemberatan.

2. Pelaku Teman Kencan Ayu

Kepada polisi, J mengaku sudah 3 kali berkencan dengan korban. Pelaku membayar korban Rp 100 ribu.

Saat diautopsi, korban diketahui sedang hamil muda. Namun belum diketahui apakah J merupakan ayah kandung janin yang dikandung korban.

3. J Dendam

ilustrasi
J (16) menghabisi Ayu dengan sadis. Dia membunuh korban karena dendam.

"Saya dendam, dia selalu membohongi saya," kata J di Mapolresta Denpasar, Jalan Gunung Agung, Denpasar, Kamis (2/10/2014).

J dendam karena korban meminta bayaran lebih tinggi. J pun menolak memberi uang lebih.

Lalu, J diminta pergi. Dengan hanya mengenakan bra, korban pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Saat itulah, pelaku beraksi. Dia membekap dan menghujamkan pisau ke dada korban.

"Korban jongkok, dibekap dengan tangan kiri, dan ditusuk pisau dari belakang," kata Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana.
Β 
Halaman 2 dari 4
(nik/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads