Ini Arena Terakhir SBY Buktikan Diri Dukung Pilkada Langsung

Ini Arena Terakhir SBY Buktikan Diri Dukung Pilkada Langsung

- detikNews
Kamis, 02 Okt 2014 11:28 WIB
Ini Arena Terakhir SBY Buktikan Diri Dukung Pilkada Langsung
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (Foto- Abror/Setpres)
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berulang kali menyatakan mendukung pemilihan kepala daerah secara langsung. Ketua Umum Partai Demokrat ini pun kecewa ketika rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan Rancangan Undang-undang pilkada tak langsung menjadi UU.

Presiden SBY berjanji akan terus berjuang agar Pilkada dilakukan secara langsung, bukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. "Saya akan terus berjuang, sekarang dan kapan pun, karena Pilkada oleh DPRD saya nilai lebih buruk dari Pilkada Langsung dengan Perbaikan," kata SBY melalui akun Twitternya @SBYudhoyono seperti dikutip detikcom, Kamis (2/10/2014).

Pakar hukum dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Zainal Arifin Mochtar mengatakan, jika SBY ingin membuktikan diri mendukung Pilkada langsung dia harus segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu). "Dan dia (SBY) harus meminta Demokrat mengawal Perpu tersebut agar disetujui oleh DPR," kata Zainal saat berbincang dengan detikcom, Kamis (2/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Zainal saat ini ada alasan kuat bagi atau genting bagi Presiden untuk menerbitkan Perpu Pilkada langsung. Yakni tak lama lagi ada 200 lebih daerah yang akan menggelar pilkada. Tahapan proses tersebut harus dimulai dari sekarang. Sehingga bila tak lekas ada peraturan, maka Komisi Pemilihan Umum Daerah akan kebingungan menjalankan proses Pilkada.

"Presiden harus segera menerbitkan Perpu, ada kepentingan mendesak, ada kepentingan substansif untuk menyelamatkan suara rakyat," tambah Zainal.

Terbitnya Perpu akan menjadi arena atau palagan terakhir Presiden SBY membuktikan diri bahwa dia mendukung Pilkada langsung. Nantinya alasan subyektif Presiden untuk menerbitkan Perpu akan diuji di DPR.

Di sinilah peran SBY selaku Ketua Umum Partai Demokrat menjadi kunci. Dia harus memastikan Demokrat bisa menjalin koalisi dengan fraksi lain termasuk di Koalisi Merah Putih untuk mengawal Perpu tersebut.

(erd/nrl)


Berita Terkait