Ketum PDIP Megawati dan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) batal bertemu, dan berimbas kepada peta kekuatan jelang pemilihan pimpinan DPR. Ada perbedaan pandangan antara kedua tokoh tersebut.
"Saya melihat terjadi miskomunikasi. Bahwa kami sampaikan untuk membangun bangsa tidak bisa sendiri-sendiri," ujar politikus senior PDIP Pramono Anung di gedung DPR, Senayan, Kamis (2/9/2014).
Menurut Pramono, baik SBY maupun Megawati sebenarnya memiliki iktikad untuk bertemu. Namun ada perbedaan cara pandang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono mengatakan, Megawati sudah mengirimkan utusan untuk bertemu SBY. Jika utusan yang yang terdiri dari Jokowi, Jusuf Kalla, Puan Maharani serta Surya Paloh tersebut ditemui SBY, kata Pramono, Mega akan melakukan kontak dengan SBY.
"Jika ditemui, Ibu akan menelepon melalui mbak Puan. Tapi yang diutus Ibu tidak bisa bertemu Pak SBY," kata Pramono.
(fjr/trq)










































