Pimpinan sidang Aidil membacakan seluruh perubahan agenda yang telah dilakukan. Senator asal Jakarta AM Fatwa pun sedikit salah paham soal jadwal sidang.
"Pimpinan, kita tahu bahwa tanggal 4 (Oktober 2014) besok ada sebagian ummat muslim yang percaya bahwa itu adalah hari Idhul Adha. Oleh karena itu mohon pada tanggal itu tak diadakan sidang," ungkap Fatwa di Gedung Nusantara V MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maaf Pak. Pada tanggal tersebut memang tak ada agenda. Dari Jumat (3/10) langsung ke hari Senin (6/10)," jawab Aidil.
Kemudian Abdulrahmi dari Kalimantan Barat menginterupsi mengenai agenda pembahasan tata cara pemilihan Ketua DPD. Menurut Abdul seharusnya menggunakan redaksional 'tata tertib', alih-alih 'tata cara'.
"Menurut saya kalau tata cara itu tidak substansif. Seharusnya tata tertib," kata Abdul.
"Kita membuat tata cara kan berdasarkan tata tertib, Pak Abdul," jawab Aidil.
Ada lagi Nanang dari Lampung yang meminta salinan tata tertib. Lagi-lagi itu membuat peserta sidang bergumam heran.
"Maksud saya penjelasan tata tertib seharusnya dibagikan supaya kita dapat penjelasan," kilah Nanang.
(bpn/dnu)











































