Risma Buka Rahasia soal Banyaknya 'Permintaan' Staf Pemkot Jadi Pejabat

Risma Buka Rahasia soal Banyaknya 'Permintaan' Staf Pemkot Jadi Pejabat

- detikNews
Rabu, 01 Okt 2014 15:52 WIB
Risma Buka Rahasia soal Banyaknya Permintaan Staf Pemkot Jadi Pejabat
Surabaya - Ada beragam hal dialami Wali Kota Tri Rismaharini selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Termasuk soal 'permintaan' mengangkat PNS menjadi kepala dinas. Bagaimana Risma menyikapinya?

Setiap kali ada permintaan, walikota yang diusung PDIP ini membalasnya agar orang yang menginginkan seorang pejabat pemkot menjadi kepala dinas agar menggantikan dirinya sebagai walikota.

"Ngono sek ono njaluk dadi kepala dinas. Ngono ae sek sing encik encik eri. Tolong segera dilantik jadi kepala dinas, tak jawab koen ae sing ngganteni aku dadi walikota, sing dadi walikota lho sopo kok aku malah diperintah (Begitu ada yang minta jadi kepala dinas. Aku jawab, kamu saja yang menggantikan aku menjadi wali kota. Yang jadi wali kota siapa kok malah diperintah)," cerita Risma saat sambutan sosialisasi Penerima Bantuan Iuran (PBI) di depan puluhan camat dan lurah serta petugas puskesmas se-Surabaya di Graha Sawunggaling Pemkot Surabaya, Rabu (1/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Risma menyebut jabatan walikota saat ini tidak seenak dulu. Menurutnya, dulu menjadi walikota masih bisa punya rumah di kawasan elit, tapi sekarang tidak. "Kalau dulu jadi walikota enak, bisa punya rumah di tempat tempat elit," imbuh dia.

Risma juga bercerita soal tawaran jabatan menteri dan alasan-alasan ia menolak tawaran itu. "Wes sopo sing gelem nggenteni aku dadi menteri. Walikota lho wes abot, tanggung jawabe yo nang sing kuoso (Sudah, siapa yang mau menggantikan aku menjadi menteri. Wali kota lho sudah berat, tanggung jawabnya kepada Tuhan)," pungkas Risma.

(ze/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads