"Kalau dalam studi banding, kami Fraksi Gerindra menolak keras. Tapi apabila kerjasama antar badan atau kerjasama parlemen itu tidak bisa ditolak. Itu tugas negara," ucap Aryo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (1/10/2014).
Keponakan Prabowo Subianto ini juga menyatakan serius menyoroti daftar kehadiran anggota DPR. Menurut Aryo, sebagai wakil rakyat, anggota dewan harus dapat bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya dong, kan selain kualitatif juga kuantitatif," jelas Muzani dalam kesempatan yang sama.
Muzani juga sependapat dengan Aryo bahwa kunjungan kerja anggota DPR ke luar negeri tidak bisa seenaknya dilakukan. "Prinsipnya tidak menolak, tapi kita selektif," tutupnya.
(ear/vid)










































