Viktor Yuschenko Diresmikan Sebagai Presiden Ukraina

Viktor Yuschenko Diresmikan Sebagai Presiden Ukraina

- detikNews
Selasa, 11 Jan 2005 06:18 WIB
Jakarta - Tokoh oposisi Viktor Yushchenko diresmikan sebagai presiden baru Ukraina. Komisi Pemilu Ukraina Senin (10/1/2005) kemarin mengumumkan, Yuschenko menang dengan 51,99 persen suara pemilih.PM Viktor Yanukovych, calon yang didukung Moscow dan Kanada, memperoleh 44,4 persen suara pada pemilu ulangan 26 Desember lalu. Yanukovych, yang menolak mengakui kekalahannya, menentang pemilu itu melalui pengadilan.Sebelumnya, Yanukovych memenangkan pilpres pada 21 Movember lalu, dimana pemantau barat menyebut adanya kecurangan. Mahkamah Agung Ukraina kemudian memerintahkan pemilu susulan diselenggarakan.MA Ukraina, Senin kemarin juga menolak empat bukti baru yang diajukan Yanukovych. Petugas pengadilan Lyana Shlaposhnikova mengatakan, penolakan dilakukan karena bukti-bukti itu 'tidak berdasar'."Yanukovych akan mengajukan lebih banyak komplain," kata Lyana tanpa memberikan keterangan lebih lanjut. Seperti dilansir AP, Selasa (11/1/2005) pagi.Sementara itu, manager kampanye Yanukovych, Teras Chornovyl mengatakan bahwa mereka akan membuktikan kecurangan pada pemilu ulangan ini. "Keberatan kami akan menjadi cermin kecurangan Yuschenko dan akan membuktikan bahwa hasil voting adalah tidak mungkin benar," kata dia.Tapi Chornovyl juga yakin, Komisi Pemilu akan berusaha mempercepat pengumuman hasil final pilpres sebelum bukti-bukti baru disiapkan. Ia mengatkan, akan ada massa pendukung Yanukovych dari Donetsk, ke Ibukota Kyiv untuk memprotes hasil pemilihan."Aksi kami tidak akan berubah menjadi kekerasan, tapi kami mendengar adanya gerakan radikal dari Donetsk. Kami tidak akan bisa mengontrol orang-orang tersebut," ancam Chornovyl.Saat ini, ribuan pendukung Yuschenko berkumpul di Bundaran Kemerdekaan Kyiv untuk memprotes hasil pilpres 21 November. Sebagian masih bertahan dan mengatakan tidak akan pergi sebelum tokoh yang didukung AS itu dilantik. (fab/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads