Ade akan menjadi pimpinan DPR sementara bersama anggota DPR tertua Dra Popong Otje Djundjunan. Popong berusia 76 tahun dan diusung oleh Partai Golkar dari Dapil Jawa Barat I.
Menjadi legislator tentu pengalaman baru bagi Ade yang lahir di Bukittinggi pada 8 November 1988 ini. Karena itu, Ade antusias mengikuti pembekalan yang diberikan partainya.
"Ada pembekalan dari Gerindra di Bogor selama 3 hari semuanya dibahas apa yang akan kita tuju dan akan kita lakukan. Tentunya itu menjadi bekal yang sangat penting bagi kami semua yang terpilih ini untuk mencapai tujuan bagi bangsa dan negara ini," kata Ade usai gladi bersih pelantikan anggota DPR terpilih 2014-2019 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2014).
Nah karena menjadi anggota DPR termuda, Ade mengaku akan banyak belajar dari para seniornya. Dia pun tidak akan segan-segan berbagi pengalamannya pada seniornya.
"Kalau saya pribadi dan mewakili dewan yang terpilih khususnya anggota-anggota muda kami tentunya ingin banyak belajar serius, tidak main-main untuk membuat perubahan yang lebih baik. Kita akan terus belajar dan tidak berpuas diri tentunya," ujar Ade.
Ade yang mengenakan batik coklat ini berkeinginan duduk di Komisi V DPR yang mengurusi infrastuktur dan perhubungan.
"Karena kita tahu di negara yg begitu luasnya masih kurang infrastruktur. Terkait anggaran juga nanti bersama-sama di dewan yang baru bisa mencari solusi yang baik agar rakyat sejahtera," ucap Ade yang lulus dari Universitas Trisakti pada 2011 ini.
(nik/nrl)











































