Penggerebekan ini dilakukan, pada Senin (29/9/2014) sekitar pukul 17.00 WIB. Lokasinya berada di Jalan Padat Karya, Kecamatan Rumbai Pekanbaru. Gudang penimbunan BBM subsidi ini di areal yang sama dengan peternakan ayam buras.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Hariwiyawan Harun membenarkan penggerebakan tersebut. Menurutnya, penggerebekan ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang curiga terhadap mobil Isuzu Panther yang bolak balik mengisi BBM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari laporan itu langsung kita tindaklanjuti. Mobil dibuntuti untuk mengetahui tempat penimbunannya. Dari sana ketahuan hasil pengumpulan dari SPBU itu dibawa ke gudang di Rumbai," kata Hariwiyawan.
Dia menjelaskan, kini sopir telah diamankan. Supir ini juga sempat berusaha kabur. Sedangkan barang bukti di lokasi penimbunan ditemukan belasan drum yang lagi kosong. Namun ada 8 drum yang berisikan solar.
"Ada juga 3 tanki plastik yang bisa menampung 500 liter. Banyak juga ditemukan jeriken kosong dan mesin pompa untuk menyedot BBM dari tanki mobil yang telah dimodifikasi," kata Hariwiyawan.
Sedangkan sopir yang diamankan, inisial D mengaku kepada wartawan, dia hanya sebagai pekerja dan gudang itu bukanlah miliknya. Gudang penimbunan BBM dia sebut milik oknum Polda Riau. "Saya hanya pekerja saja," katanya.
(cha/mpr)











































