Personel Australia akan Tinggal di Aceh Selama Dibutuhkan
Senin, 10 Jan 2005 16:30 WIB
Jakarta - Pemerintah Australia berjanji untuk terus berkomitmen pada rekonstruksi Aceh selama bantuan negara tersebut dibutuhkan. Demikian disampaikan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard.Howard menyatakan bahwa para personel Australia memainkan peran terdepan dalam operasi kemanusiaan di Aceh pasca bencana tsunami, 26 Desember lalu. Australia telah menyediakan tim asing penanggulangan darurat bencana yang pertama kali tiba di Indonesia.Menurut Howard, tim Australia tersebut akan berada di Indonesia selama dibutuhkan bantuannya. "Kami akan tinggal selama kami dibutuhkan," ujar Howard dalam pidato yang disiarkan televisi secara nasional, seperti dilansir kantor berita Associated Press, Senin (10/1/2004)."Australia, dalam keistimewaannya, secara praktis akan tetap berada di baris terdepan dalam membantu mereka yang telah kehilangan dan sangat menderita," imbuh pemimpin negeri Kangguru itu.Australia menjadi donor tunggal terbesar dalam upaya kemanusiaan pasca tsunami setelah pihaknya menjanjikan dana sebesar 1 miliar dolar Australia (US$ 757 juta) kepada Indonesia. Dana tersebut sebagian dalam bentuk sumbangan dan sisanya sebagai pinjaman bebas bunga, yang akan diberikan dalam waktu lima tahun.Pemerintah Canberra juga telah menjanjikan bantuan senilai 60 juta dolar Australia (US$ 45 juta) bagi upaya kemanusiaan di negara-negara Asia lainnya yang juga mengalami tragedi tsunami.
(ita/)










































