TNI Usir Relawan MMI dari Aceh

TNI Usir Relawan MMI dari Aceh

- detikNews
Senin, 10 Jan 2005 16:15 WIB
Jakarta - Relawan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) diminta TNI untuk meninggalkan Posko mereka di Lanud Iskandar Muda. Mereka kemudian diterbangkan ke Jakarta dan sebagian dipulangkan ke Medan.Demikian disampaikan Ketua Departemen Data dan Informasi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Fauzan Al-Anshari saat dihubungi detikcom pertelepon, Senin (10/1/2005). Fauzan menuturkan, Minggu (9/1/2005) kemarin habis maghrib, sejumlah anggota TNI AU mendatangi Posko MMI. Mereka memberi waktu sekitar 30 menit bagi anggota MMI untuk bersiap meninggalkan Lanud Iskandar Muda. "Saat ditanya apa alasannya kita diusir, apa kesalahan kita, mereka hanya menyatakan pokoknya bapak-bapak harus meninggalkan Posko," kata Fauzan.Kemudian relawan yang berasal dari Pulau Jawa yang jumlahnya 8 orang diterbangkan dengan pesawat Herkules ke bandara Halim Perdana Kusumah. Sementara sisanya yang 11 orang dipulangkan ke Medan. Relawan tiba di bandara Halim pukul 01.30 WIB tadi pagi dan kemudian dipulangkan ke daerah masing-masing.Fauzan menduga, ada intervensi asing dalam pengusiran relawan MMI. Sebelum pengusiran itu, katanya, ada media asing meminta tanggapan relawan mengenai pernyataan pasukan asing yang terganggu dengan keberadaan mereka. Media itu juga menanyakan apakah keberadaan MMI terkait dengan Al qaida. Setelah masalah Al Qaida dibantah, isu kemudian melebar MMI dikaitkan dengan GAM. Pasalnya, ada 2 orang yang mengaku anggota GAM mendatangi Posko MMI di Lampenang. Tak lama kemudian dari 3 truk TNI bersenjata lengkap mendatangi Posko MMI. "Kemudian Panglima TNI berkunjung ke Aceh. Kita tak tahu agendanya apa. Tapi kemudian maghrib TNI AU mendatangi relawan untuk dievakuasi," jelas Fauzan.Relawan MMI sendiri tiba di Lanud Iskandar Muda 30 Desember 2004 lalu. Mereka ditempatkan bersama TNI AU untuk membantu evakuasi mayat, distribusi bantuan dan melakukan bimbingan rohani. Jumlah relawan MMI di Aceh sendiri 206 orang. (iy/)



Berita Terkait