Labfor Polri Masih Periksa Sidik Jari di Senjata Pembunuh Rudy
Senin, 10 Jan 2005 15:46 WIB
Jakarta -
Tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri tengah memeriksa sidik jari yang masih menempel di senjata api jenis Revolver kaliber 22 yang digunakan untuk menembak Yohanes Brachman H Natong (Rudy), pelayan Bar Fluid Club, Hotel Hilton.Menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Paiman, belum dapat dipastikan apakah sidik jari Adiguna Sutowo, tersangka penembakan Rudy, masih ada di senjata tersebut."Kita belum tahu apakah masih ada sidik jarinya. Sekarang masih diperiksa di labfor," kata Paiman kepada wartawan di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Senin (10/1/2005).Ditambahkan Paiman, bisa saja sidik jari Adiguna tidak lagi ditemukan di senjata tersebut. Baik karena tertimpa sidik jari orang lain atau terhapus atau sengaja dihapus.Sebagaimana diberitakan dari hasil uji balistik dipastikan senjata api jenis Revolver kaliber 22 yang diserahkan ke Polda Metro Jaya pada Jumat (7/1/2005) kemarin adalah senjata yang digunakan untuk menembak Rudy.Hal ini diketahui dari identiknya alur proyektil Revolver tersebut dengan proyektil yang ditemukan di tubuh korban. Dari alur berupa bukit dan lembah tersebut diketahui peluru di tubuh korban berasal dari senjata yang diduga ditembakkan Adiguna Sutowo tersebut.
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































