DPRD Riau akan Bahas Dana Porwanas Rp 6 M

DPRD Riau akan Bahas Dana Porwanas Rp 6 M

- detikNews
Senin, 10 Jan 2005 15:29 WIB
Pekanbaru - DPRD Provinsi Riau mengakomodir dan akan membahas lebih lanjut anggaran daerah Rp 6 miliar yang akan diperuntukkan ke Porwanas. Pembahasan akan dilakukan menyusul makin mencuatnya tuntutan dari berbagai elemen masyarakat agar Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) dibatalkan. Demikian diungkapkan Ketua DPRD Riau, drh H Chaidir MM, kepada wartawan usai menerima 20 LSM yang tergabung dalam Aliansi LSM Riau, yang menolak diselenggarakannya Porwanas. "Yang jelas, kita terima aspirasi ini. Tapi, semuanya tetap terpulang kepada hati nurani panitia Porwanas," cetusnya. Lebih jauh Chaidir mengatakan, untuk saat ini dirinya tidak bisa mengomentari sebelum membicarakannya dengan para anggota dewan. "Dibatalkan atau tidak kita belum bisa bicara. Apalagi anggarannya kan sudah disahkan sejak APBD 2004 lalu. Makanya, persoalan ini akan kita bahas lebih dalam dengan anggota dewan," cetusnya/ Sementara itu, beberapa pemimpin redaksi surat kabar terbitan Pekanbaru mengimbau kepada para wartawan dari berbagai daerah di Nusantara untuk lebih arif memandang persoalan ini sehubungan dengan banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia."Kalaupun Porwanas ini tetap dilaksanakan maka diharapkan Riau merupakan finish dari pelaksanaan tersebut. Untuk mendatang, kiranya semua pihak sepakat meniadakan Porwanas yang selalu membebani uang rakyat," kata Ahmad S Udi, Pemimpin Redaksi riauterkini.com kepada detik.com.Senada dengan itu, Didi Kurnia, Pemimpin Redaksi RiauNews mengingatkan, saat ini masyarakat sudah mulai mengecam pelaksanaan tersebut. Pasalnya, di Riau tengah dirundung bencana banjir."Jadi, alangkah lebih bermanfaatnya jika uang rakyat itu dikembalikan lagi kepada rakyat. Tak usah dulu sampai ke Aceh, daerah-daerah di Riau sendiri banyak yang dilanda banjir," katanya.Dikatakan lagi, sangat tidak etis di saat bangsa Indonesia tengah berduka, wartawan yang tergabung di PWI justru tetap melaksanakan Porwanas yang tidak ada manfaatnya bagi masyarakat banyak.Anda punya saran, usul, dan tanggapan soal Porwanas? Kirimkan kepada redaksi@staff.detik.com. (nrl/)


Berita Terkait