"Tunggu Mukernas," kata Emron usai jumpa pers di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2014).
Apakah berarti PPP akan ikut gerbong Jokowi-JK? Emron hanya mengangguk kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak mau komentar. Silahkan tanya ke Pak Romi (Romahurmuziy)," ujarnya.
Namun, respon yang berbeda diberikan Emron saat ditanya soal penerimaan partainya jika Jokowi menawarkan posisi menteri untuk mereka. Menurutnya, keputusan itu โharus disetujui dalam forum besar dan dihadiri seluruh petinggi partai.
"Partai PPP itu menganut mazhab kolektif kolegial karena itu segala keputusan secara kolektif. Dan kita belum ada rapat itu," ucapnya.
Mukernas PPP sendiri dijadwalkan akan dilaksanakan akhir tahun ini. Dalam Mukernas ini tak menutup kemungkinan arah koalisi partai berubah termasuk perubahan jadwal Muktamar partai yang rencananya digelar 2015.
Sebelumnya, usai kehadiran Emron dalam Rakernas PDIP, Jokowi menyebut proses PPP merapat kekubunya sudah mencapai 80 persen, Ada pembicaraan politik yang terjadi saat Emron datang namun tak ingin ia ungkap ke publik.
Namun, keyakinan Jokowi justru dipertanyakan oleh Sekjen PPP Romahurmuziy. Ia mempertanyakan hitungan politik Jokowi yang yakin partainya akan menyeberang dari Koalisi Merah Putih. Selain itu, ia menyatakan saat ini peluang merapat ke kubu Jokowi-JK kian kecil karena semakin mesra dengan KMP.
"Dalam politik semua bisa terjadi. Tapi sulit membayangkan kami bergabung ke Jokowi-JK karena di saat yang sama, anggota DPR kita mengikuti orientasi anggota DPR bersama Koalisi Merah Putihโ," kata Romi di Balai Kartini, hari ini.
(bil/dnu)










































