DPR Minta Keberadaan Tentara Asing di Aceh Tidak Dicurigai

DPR Minta Keberadaan Tentara Asing di Aceh Tidak Dicurigai

- detikNews
Senin, 10 Jan 2005 14:46 WIB
Jakarta - Ketua Komisi I DPR RI Theo Sambuaga meminta semua pihak tidak curiga atau khawatir dengan banyaknya tentara asing yang berseliweran di Aceh. Keberadaan mereka murni untuk kemanusiaan.Theo mengungkapkan hal itu usai memimpin rapat intern Komisi I tentang Aceh di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Senin, (10/1/2005)."Itu dalam rangka misi kemanusiaan sebagai wujud solidaritas dan kepedulian dunia internasional. Itu adalah ekspresi simpati mereka saja. Kita tidak perlu curiga atau khawatir," tegas Theo.Apalagi keberadaan mereka, lanjut Theo, sudah dikoordinasikan terlebih dahulu. Dia memastikan setelah penanganan bencana di Aceh selesai, kapal dan tentara asing di Aceh akan kembali ke negaranya masing-masing."Jadi, kita seharusnya apresiatif dan berterima kasih pada mereka," kata Theo sambil menambahkan agar keberadaan tentara asing ini harus tetap dalam konteks emergency relief, tidak boleh melenceng dari konteks tersebut.Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I dari FPK Effendy Choirie menekankan perlu adanya deadline sampai kapan kapal-kapal dan prajurit asing tersebut berada di sekitar Aceh.Mengenai perihal pengerahan TNI yang harus mendapat pesetujuan DPR, sementara DPR-nya sedang reses, dia mengatakan, "Memang pengerahan TNI tanpa persetujuan DPR melanggar UU TNI. Oleh karena itu ketua DPR harus pro aktif menanggapi hal itu."Rapat intern Komisi I kali ini juga memutuskan setuju penggunaan anggaran Rp 3 triliun untuk penanganan masalah Aceh dan Sumut. Bahkan, untuk anggaran yang akan datang juga setuju dananya dilipatgandakan.Selain itu, rapat juga berharap pemerintah menunjuk otoritas sipil untuk memimpin upaya tanggap darurat di sana. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads