Mendagri Belum Agendakan Pergantian Kepala Daerah di Aceh

Mendagri Belum Agendakan Pergantian Kepala Daerah di Aceh

- detikNews
Senin, 10 Jan 2005 12:57 WIB
Jakarta - Depdagri hingga kini belum berencana mengganti kepala daerah di Aceh yang hilang atau meninggal akibat gempa dan gelombang tsunami yang terjadi Minggu, (26/12/2005), lalu.Hal itu disampaikan Mendagri Mohammad Ma'ruf usai menghadiri pembukaan Rakernas Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin, (10/1/2005)."Kita menunggu proses di lapangan bukan dari atas. Ini saya tekankan," kata Ma'ruf.Sebelumnya Wapres Jusuf Kalla telah menginstruksikan pembagian kepala daerah menjadi dua di Aceh, dimana untuk rehabilitasi akan ditangani Wagub NAD dan untuk rekonstruksi Aceh ditangani Menko Kesra Alwi Shihab yang dibantu KSAD.Menurut Mar'uf, setidaknya ada mekanisme untuk mengganti pimpinan kepala daerah yang hilang atau meninggal di Aceh. Salah satunya, harus dibicarakan dulu dengan tokoh masyarakat atau anggota DPRD di Aceh. "Saya sendiri baru ketemu bupati dan wakil ketua DPRD Meulaboh," katanya.Hingga saat ini, lanjut Ma'ruf, sudah diketahui dua kepala daerah yang dinyatakan hilang, yaitu dari Walikota Banda Aceh dan Aceh Tenggara. Pihaknya, kata Ma'ruf, saat ini masih menginstruksikan pengumpulan data mengenai keberadaan personel, fasilitas kerja dan masalah administrasi (arsip)."Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terkumpul informasinya tentang keberadaan dan bagaimana keadaan mereka di sana," kata dia. (umi/)


Berita Terkait