Militer AS Kemungkinan akan Lama Berada di Indonesia
Senin, 10 Jan 2005 11:57 WIB
Jakarta - Militer Amerika Serikat yang terlibat dalam operasi kemanusiaan pasca tsunami, kemungkinan akan berada di Indonesia untuk waktu yang lama. Demikian disampaikan pejabat-pejabat militer AS.Selama beberapa hari terakhir, helikopter-helikopter Angkatan Laut AS telah mengantarkan makanan, air minum dan peralatan medis ke daerah-daerah di Aceh dan Sumatra Utara yang kini terisolir pasca bencana 26 Desember lalu."Saya tidak melihat akhir untuk ini (keberadaan militer AS) untuk waktu yang lama," ujar Kapten Larry Burt yang memimpin sayap udara di kapal induk USS Abraham Lincoln. "Masalah terbesar masih penerbangan ke daerah pesisir," imbuhnya seperti dilansir kantor berita Associated Press, Senin (10/1/2005). Negara-negara lain, khususnya Australia ikut membantu pengangkutan bantuan lewat udara. Menurut Burt, helikopter-helikopter militer AS akan tetap vital sampai jalan menuju pantai timur Sumatra bisa diperbaiki. Gelombang tsunami telah menghancurkan jembatan-jembatan dan jalan tersebut.Statemen senada dilontarkan pejabat militer AS lainnya. "Selama kami mengangkut muatan yang kami bawa saat ini, maka penting bagi kami untuk tetap di sini," tutur Laksamana Laut William Crowder. Namun ia menolak memperkirakan kapan operasi akan berakhir.
(ita/)











































