PKS: Pilkada Langsung Melemahkan Partai dan Demokrasi

PKS: Pilkada Langsung Melemahkan Partai dan Demokrasi

- detikNews
Rabu, 24 Sep 2014 19:46 WIB
PKS: Pilkada Langsung Melemahkan Partai dan Demokrasi
Jakarta - Pilkada langsung atau tidak langsung tengah menjadi problematika yang dilematis. Meski keduanya sama-sama memenuhi persyaratan undang-undang, namun menurut Ketua DPP PKS Nasir Jamil pemilihan kepala daerah secara langsung akan melemahkan parpol.

"Saya lihat memang Pilkada langsung ini melemahkan parpol. Suka tidak suka parpol itu bagian dari demokrasi. Kalau ada sebagian orang katakan brengsek memang ada tapi tidak sebesar yang kita bayangkan," ujarnya dalam Dialog The Habibie Center di Gedung Habibie Center, Jl Kemang Selatan No 98, Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2014).

"Pilkada langsung tidak mengokohkan tiang politik. Pilkada langsung telah melemahkan pilar demokrasi," imbuh dia dalam dialog yang mengusung tema 'Pilkada Tak Langsung, Demi Demokrasi atau Demi Kuasa?'

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini terbukti dari banyaknya pemimpin daerah yang dipilih secara langsung malah tersangkut kasus hukum, khususnya korupsi. Menurut Nasir tindakan itu sebagai bentuk balas budinya untuk membayar 'hutang' selama kampanye lalu.

"Hampir semua kepala daerah dipilih langsung terlibat masalah hukum. Kepala daerah itu (dipilih) dengan ongkos yang mahal, memang ada yang mengatakan demokrasi mahal, tapi kalau terlalu mahal maka ada ongkos yang harus dibayar oleh masyarakat," kata Nasir menerangkan.

"Kalau ada yang brengsek jangan lumbungnya (partai) yang dibakar, tapi orangnya," lanjut dia.

(aws/bpn)


Berita Terkait