"Dunia Islam belakangan ini mendapat tantangan serius berupa kelompok kecil yang mengatasnamakan Islam. Pemaksaan kehendak menyalahi sistem Islam untuk saling menghargai," ujar Lukman di Palembang Sport and Convention Centre (PSCC), Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (23/9/2014).
Padahal menurut dia seharusnya Al Quran menjadi pembimbing untuk membawa pesan damai. Oleh karena itu ajang MTQ ini harus dimanfaatkan untuk saling bersilaturahim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ajang ini sekaligus menjadi sarana untuk mempertahankan ajaran Al Quran. Di dalam kitab suci tersebut terkandung pula nilai-nilai sosial untuk seluruh manusia.
"Kalau bulan rindukan mentari, boleh siang rindukan malam. Kalau Quran sejukan hati, hidup kita akan tenteram," pungkas Lukman dengan pantun.
MTQ Internasional ini diselenggarakan pada 23-27 September 2014. Ada pun 40 negara yang menjadi peserta yaitu; Aljazair, Amerika Serikat, Arab Saudi, Bahrain, Belanda, Belgia, Brunei Darussalam, Kanada, Kongo, Perancis, Ghana, Guinea, India, Inggris, Iran, Kroasia, Kuwait, Libanon, Libya, Malaysia, Maroko, Mesir, Palestina, Filipina, Rusia, Singapura, Sudan, Tanzania, Thailand, Timor Leste, Tiongkok, Turki, Uganda, Uni Emirat Arab, Yordania, Indonesia.
(bpn/fdn)










































