Presiden Tugaskan Panglima TNI Atur Militer Asing di Aceh

Presiden Tugaskan Panglima TNI Atur Militer Asing di Aceh

- detikNews
Minggu, 09 Jan 2005 17:17 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini memerintahkan Panglima TNI terbang ke Medan untuk mengatur keterlibatan pihak asing, terutama militer dalam operasi kemanusiaan.Langkah tersebut diambil oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam menyikapi keluhan Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Endang Suwarya dan Kepala Staff Bakornas Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Budi Atmadi Diposastro, saat teleconference antara Presiden dengan Menko Kesra Alwi Sihab dan Pangdam Iskandar Muda di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka, Minggu (9/1/2005).Dalam teleconference sebelumnya, Budi Atmadi mengeluhkan masalah koordinasi antara tim relawan terutama dari negara asing, pihak militer dengan Bakornas saat di lapangan. Keluhan bahkan tak hanya masalah koordinasi saja, tetapi juga masalah bahasa. "Banyak sukarelawan asing yang tak tahu bahasa Inggris," kata Budi.Keluhan serupa juga disampaikan Pangdam Endang Suwarya yang mengeluh banyaknya warga asing di Aceh, dan menimbulkan kerepotan saat koorndinasi di lapangan. Endang meminta Deplu menyusun aturan bagi warga asing di NAD dan mendata ulang orang asing yang berada di Aceh dan berkordinasi dengan pihak keamanan setempat.Mendapat keluhan tersebut, Presiden memerintahkan Panglima TNI ke Medan. Selain itu Presdien juga akan menertibkannya, seperti lama mereka tinggal di sana, serta aturan-aturan keamanan. "Sekali lagi saya tekankan, tugas mereka adalah kemanusiaan, tidak ada urusan dengan politik dan lain-lain," tambah SBY. (jon/)


Berita Terkait