Jepang Akan Kirim 970 Orang Tentara Bela Diri ke Aceh
Minggu, 09 Jan 2005 13:34 WIB
Jakarta - Pemerintah Jepang akan mengirimkan 970 orang personel tentara bela dirinya untuk membantu kegiatan penanganan korban gempa dan gelombang tsunami di Aceh dan melaksanakan kegiatan rekonstruksi awal di daerah bencana.Demikian disampaikan Menteri Urusan Bela Diri Jepang Ohno Yoshinori kepada wartawan dalam konperensi persnya di Hotel Mandarin, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (9/1/2005). Sebelum konperensi pers, Yoshinori bertemu dengan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono.Menurut Yoshinori bantuan segera akan di kirim, namun tak bisa langsung. "Bantuan tenaga kami ini akan tiba di Nangroe Aceh Darussalam pada tanggal 23 Januari 2004," katanya.Lebih lanjut, Yoshinori mengatakan tugas pokok pasukan bela diri Jepang ini adalah melakukan kegiatan-kegiatan operasi medis dan rekonstruksi sanitasi di daerah-daerah yang terkena bencana. Pasukan tersebut akan didukung dengan 5 helikoper jenis black hawk dan sebuah pesawat hercules C 130, yang akan berangkat setelah tugasnya selesai di Thailand. Untuk transportasi udara, pasukan bela diri Jepang akan membantu distribusi logistik dan bantuan ke tempat-tempat penampungan pengungsi di daerah yang masih terosilir, terutama karena belum terbuka jalur darat.Sementara itu, Menhan Yuwono Sudarsono menanggapi tawaran tersebut mengatakan pemerintah RI menyambut baik dan terbuka dengan bantuan dari pasukan bela diri Jepang. "Pemeritah berharap operasi bakti kemanusiaan pasukan bela diri Jepang dapat membantu meringankan penanganan korban bencana rekonstruksi daerah bencana.
(jon/)











































