"Saya usahakan paripurna saya pimpin. Dan jangan voting. Kita cari solusi yang baik," jelas Priyo di Gedung DPR RI, Senin (22/9/2014).
Priyo mengutarakan, Partai Golkar dan koalisi merah putih memperjuangkan pilkada tidak langsung berdasarkan aspirasi garis yang kita terima.
"Golkar masih ingin pilkada melalui DPRD. Karena ini aspirasi garis bawah yang kami terima begitu deras," terang politisi Golkar itu.
Priyo menilai, pilkada langsung dan tak langsung punya kekurangan masing-masing. Dan apapun hasilnya nanti kita harus terima.
"Anjuran saya kita harus terbiasa menghormati sikap politik yang disampaikan. Bahkan di menit-menit terakhir saja bisa berubah," tutupnya.
(spt/ndr)











































