ADVERTISEMENT

Adiguna Ngotot Tak Tembak Rudy

- detikNews
Sabtu, 08 Jan 2005 23:15 WIB
Jakarta - Adiguna Sutowo bersikukuh pada keterangannya bahwa ia tidak menembak Yohanes Brachman H Natong (Rudy), pelayan Bar Fluid Club, Hotel Hilton International Jakarta. Saat peristiwa penembakan terjadi ia mengaku sedang berjalan menuju kamarnya di Hotel Hilton.Keterangan ini disampaikan Adiguna saat diperiksa dari pukul 13.00 WIB hingga 20.00 WIB di Polda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Sabtu (8/1/2005). Substansi pemeriksaan adalah penajaman berita acara pemeriksaan (BAP) pertama dan bukti baru berupa pistol.Menurut pengacaranya, Amir Karyatin, penajaman BAP ini terkait keberadaan Adiguna di bar Fluit Club, Hotel Hilton, pada saat kejadian Sabtu (1/1/2005) dini hari. "Diterangkanlah bahwa Fluit Bar memiliki dua arena yaitu lounge dan diskotik. Kejadiannya sendiri berada di diskotik," tutur AmirAmir, merujuk keterangan kliennya, keberadaan Adiguna padasaat terjadi penembakan justru sedang menuju ke kamarnya. Sebelumnya iamemang berada di diskotik tapi cuma untuk mencari anaknya, seorang remaja putri."Anaknya tersebut di diskotik. Dan kemudian ia menghampiri anaknya dan bilang saya tunggu di lounge. Begitu di lounge tersangka minum lalu balik ke diskotik. Bilang ke anaknya bapak nanti menyusul (pulang kerumah)," tambah Amir. Adiguna lalu keluar dari diskotik menuju kamarnya. Pada saat di tangga diskotik ia berpapasan dengan korban, Rudy. Tak lama setelah itu Adiguna mendengar tembakan, dan melihat korban sudah ditandu. "Lalu ia menghampiri dan menyarankan untuk dibawa ke klinik," jelas Amir.Namun ketika wartawan menanyakan siapa anak Adiguna yang berada di diskotik, Amir enggan menjelaskan. "Saya sendiri tidak tahu esensi keberadaan anaknya di diskotik. Kita tidak mengerti," katanya.Dalam kesempatan itu Amir juga membantah kebenaran isi BAP yang disusunpolisi. "Adiguna membantah hal itu," demikian Amir Karyatin.

(gtp/)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT