3 dari 10 Warga AS Ikut Sumbang

Bencana Tsunami

3 dari 10 Warga AS Ikut Sumbang

- detikNews
Sabtu, 08 Jan 2005 19:18 WIB
Jakarta - Masyarakat Amerika Serikat (AS) punya kepedulian tinggi terhadap korban gempa dan tsunami di Asia. Menurut jajak pendapat kantor berita The Associated Press, tiga dari 10 warga AS menyatakan telah menyumbang bagi korban tsunami. AP, yang mengutip The Chronicle of Philanthropy, melaporkan bantuan kemanusiaan dari kalangan swasta ini hingga Jumat (7/1/2005) waktu setempat sudah mencapai US$ 324 juta atau mendekati total komitmen bantuan pemerintah AS sebesar US$ 350 juta. Jumlah ini melonjak hampir US$ 80 juta hanya dalam dua hari. Sebelumnya, hingga Rabu (5/1/2005), jumlah bantuan baru mencapai US$ 245 juta. Selain perorangan, bantuan juga berasal dari perusahaan dan yayasan.Bantuan ini memang lebih kecil dibanding derasnya sumbangan warga AS menyusul tragedi serangan 11 September 2001. Tapi ini diharapkan akan terus bertambah. Sebab, selain 29 persen warga AS yang sudah menyumbang, sebanyak 37 persen lainnya menyatakan telah merencakan untuk menyumbang."Ini sangat memilukan," kata Charla Mear (52), ibu dengan dua anak asal Manitou Springs, Colombia, yang mengaku telah menyumbang sebesar US$ 150. "Masyarakat seharusnya menyumbang jika punya uang."Lalu dilanjutkannya, "Kita semua adalah manusia, kita harus memperlakukan yang lain sebagai sesama manusia. Anak-anak yang tidak punya orangtua, tidak punya apa-apa, peristiwa yang mereka hadapi sungguh mengerikan."Menurut polling yang digelar Ipsos-Public Affairs untuk AP ini, sekitar 15 persen warga AS menyatakan menyumbang kurang dari US4 100. Sekitar lima persen mengaku menyumbang US$ 100 atau lebih. Sementara sekitar sembilan persen menolak menyebutkan berapa sumbangannya, dan ini menimbulkan keraguan atas jawaban mereka."Orang mungkin merasakan tekanan untuk memberikan jawaban sebenarnya ketika diwawancarai," kata Robert Shapiro, analis opini publik dari Universitas Columbia. "Kita tahu banyak orang yang menyumbang. Orang mungkin merasa dalam situasi yang kikuk jika mengaku tidak menyumbang."Bantuan kemanusiaan tsunami ini sekitar 40 persen dari sumbangan warga A untuk korban tragedi 11 September. Menurut Gene Temep, direktur pelaksana the Center of Philanthropy di Univeristas Indiana, ini bisa dimaklumi. "Pada 11 September negara kami diserang. Itu nyaris bukan orang Amerika jika tidak menyumbang," katanya.Jajak pendapat yang digelar AP-Ipsos melibatkan 1.001 responden dewas dan dilakukan dari 3 hingga Januari lalu.Polling ini memiliki margin of error tiga persen. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads