IDI Bentuk Tim Penanganan Kesehatan Anak Pasca Tsunami
Sabtu, 08 Jan 2005 16:05 WIB
Jakarta - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama Koalisi Masyarakat Sipil untuk Korban Gempa dan Tsunami sepakat membentuk tim penanganan kesehatan anak pasca tsunami di Aceh dan Sumatera Utara. Tim dibentuk untuk melakukan identifikasi dan diagnosa awal terhadap anak-anak di seluruh lokasi bencana. Ditunjuk sebagai koordinator tim adalah mantan Ketua umum IDI dr. Kartono Mohammad.Pembentukan tim ini diumumkan di kantor IDI, Jl. Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/1/2005). Acara ini dihadiri Ketua umum IDI Prof. Dr. Farid Anfasa Moeloek dan Ketua Koalisi Masyarakat Sipil untuk Korban Gempa dan Tsunami Emmy Hafild. Menurut Moeloek, tim juga akan melakukan diagnosa awal dan identifikasi medis anak-anak yang potensi atau sudah menunjukkan gejala pneumonia aspirasi atau radang paru-paru. Penyakit ini dikhawatirkan timbul karena tertelannya air yang mengandung lumpur, pasir, minyak dan kuman-kuman penyakit lainnya saat terjadi terjangan badai tsunami.Tim juga akan melakukan evakuasi anak-anak tersebut bersama orang tuanya ke rumah sakit terdekat dan ke kota-kota lain seperti Medan, Jakarta, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
(gtp/)











































